Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Musik Kentrung - Jawa Timur |
| Karya Budaya | Seni Pertunjukan |
| Karya Budaya Sub | Seni Musik |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Komunitas Kentrung (Ny Binah) |
| Pencatat Karya Budaya | Drs. Darto Harnoko |
| Narasumber | Ny, Gimah Dusun Patik Roban, Desa Batang Saren, Kec. Kauman. Kab. Tulungangung, Jawa Timur |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Penginput Data | Arni Devi Fitriani |
Sejarah :
Music Kentrung dikenal di Jawa Tengah yaitu Blora dan Jawa Timur Tuban pada 1915. Surapan Sudi Hutomo dalam bukunya Kentrung menyatakan bahwa kesenian ini berkembang pada abad 16 di Kediri, Blitar, Tulungangung, Tuban, Ponorogo. Kentrung mengalami masa keemasan pada tahun 1970-an.
Deskripsi :
Seni kentrung yang berkembang abad 16 adalah salah satu bentuk kesenian yang amat kental dengan dua dimensi yaitu dimensi estetik dan istetis yang menjadi unsur utama dalam konstrusi utama kesenian itu sendiri dan unsur etis yang syarat akan unsure-unsur moral. Alat music ini terdiri dari kendang rebana, kentrung dan jidur. Sebau grup terdiri dari 3-7 penabuh dan 1 dalang pembaca patokan Jawa yang berkaitan dengan lakon yang dipentaskan.