Tarian Kethek Ogleng/Kethek Ogleng - Wonogiri, Jawa Tengah

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaTarian Kethek Ogleng/Kethek Ogleng - Wonogiri, Jawa Tengah
Karya BudayaSeni Pertunjukan
Karya Budaya SubSeni Tari
Kondisi Saat IniSudah Berkurang
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasDinas Pariwisata Kab. Wonogiri
Pencatat Karya BudayaDra. Sri Retna Astuti
NarasumberWawancara dengan Bp. Sukijo, 37 Tahun dan Maryono 44 Tahun keduanya adalah penari kethek ogleng
ProvinsiJawa Tengah
Kabupaten/KotaKAB. WONOGIRI
Penginput DataArni Devi Fitriani
Sejarah : Tarian kethek ogleng diilhami dari cerita Pandji di gubah oleh Darjino dan kemudian disempurnakan oleh Suwiryo. Ditangan Suwiryo tarian in gerakanya diubah lagi hingga gerakan-gerakanya menyerupai kera yang sebenarnya sehingga amat digemari oleh masyarakat. Setelah Suwiryo meninggal tarian itu diteruskan oleh Sukijo hingga selaras dan menjadi salah satu ikon Kabupaten Wonogiri. Deskripsi : Kethek ogleng adalah nama sebuah tarian yang diciptakan oleh salah seorang warga Kabupaten Wonogiri bernama Darjino yang kemudian disempurnakan oleh Suwiryo dan sekarang diteruskan oleh Sukijo. Kapan tarian ini diciptakan tidak dapat diketahui dengan pasti. Tarian in diciptakan karena diilhami adanya cerita Pandji yang didalam cerita legenda Pandji itu ada cerita tentang kera yang jatuh. Tarian ini amat digemari oleh masyarakat Kabupaten Wonogiri, sehingga tarian ini bisa menyebar keseluruh kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Oleh karenanya tarian ini bisa menjadi salah satu ikon Kabupaten Wonogiri. Banyak sanggar tari di Kabupaten Wonogiri yang mengajarkan tarian in sehingga sebagian besar anak-anak di Kabupaten Wonogiri bisa manari Kethek Ogleng. Adapun fungsinya sebagai hiburan pasca panen, hajatan, khitanan dan nadar sembuh dari sakit atau keberhasilan akan mencapai sesuatu.