Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Permainan Anak Aruntut-Runtut Patut |
Sejarah :
Sudah menjadi kebiasaan pada jaman dahulu pada malam bulan purnama anak-anak di dusun berkumpul berkelompok bermain-main. Begitu juga anak-anak daerah Ponorogo. Beberapa puluh tahun yang lampau anak-anak masih bermain-main pada malam bulan purnama. Akan tetapi lama-lama mereka jarang melakukan permainan. Adapun sebabnya antara lain mereka sebagian besar sekolah, sehingga waktu malam hari digunakan untuk belajar bukan untuk bermain-main; demikian juga anak-anak sekarang, sesudah belajar tidak lagi bermain tetapi lebih sering melihat TV.
Permainan anak di Ponorogo sudah ada sejak jaman dahulu, mungkin timbul sejak daerah ini dihuni manusia. Hal ini disebabkan manusia dimana saja membutuhkan permainan. Tentang kapan tepatnya permainan tersebut muncul, tidak diketahui dengan pasti.
Deskripsi :
Permainan Anak Aruntut-Runtut Patut merupakan permainan yang hanya terdiri dari lagu-lagu atau nyanyian dan tidak disertai gerak. Permainan ini biasa dinyanyikan bersama-sama sambil duduk-duduk. Ada kalanya rombongan penyanyi dibagi menjadi dua golongan. Masing-masing golongan menyanyikan baris demi baris. Nyanyian ini dinyanyikan berganti-ganti bersahut-sahutan. Adapun nyanyiannya sebagai berikut :
Aruntut-runtut patut,
Jejer urut,
Glis lumampah,
Barang njangkah,
Mara-mara anyembah
Dateng pundi raden,
Pamulangan,
Mangga mampir raden,
Selak awan,
Pados napa raden,
Kapinteran,
Kangge napa raden,
Golek pangan.