Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Tradisi Sedekah Candi - Paliyan, Gunung Kidul D.I Yogyakarta |
| Karya Budaya | Adat Istidat Masyarakat |
| Karya Budaya Sub | Upacara Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Sedang Berkembang |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Yoga |
| Pencatat Karya Budaya | Dwi Hastuti, S.Pd. |
| Narasumber | - |
| Provinsi | DI Yogyakarta |
| Kabupaten/Kota | KAB. GUNUNG KIDUL |
| Penginput Data | Subiyantoro, S.Sn. |
Tradisi sedekah candi merupakan tradisi yang dilaksanakan secara turun temurun sejak sekitar 100 tahun yang lalu di Petilasan Candi Ki Demang Notoprojo yang berlokasi di Desa Giring, Paliyan, Gunung Kidul. Tujuan dilaksanakan upacara tradisi sedekah candi selain untuk melestarikan tradisi yang telah ada juga agar musim panen (terutama jagung) pada tahun ini memberikan hasil yang maksimal. Disamping itu dengan digelarnya acara tersebut maka terjadi silaturahmi antar warga Desa Giring.
Pelaksanaan Upacara tradisi sedekah candi diawali dengan berkumpulnya warga masyarakat Desa Giring dengan membawa berkat yang berisi tiwul, nasi jagung, nasi dedak, pelas pare dan pelas jagung. Berkat-berkat tersebut dikumpulkan dan diletakkan di samping candi Ki Demang Notoprojo. Setelah dido’akan, berkat-berkat tersebut diperebutkan oleh warga yang hadir. Mereka berharap dan percaya bahwa berkat yang didapatkan akan memberikan hasil panen yang melimpah. Berkat hasil rebutan tersebut kemudian dibawa pulang dan dimakan bersama keluarga dan tetangga sekitar.